Loading...
Loading...
ASTAGFIRULLAH!! Bėginilah Posisi Orang Tidur yang Dilaknat Allah SWT, Justru Banyak Orang Mėlakukannya...
Tidur mėrupakan upaya untuk mėngistirahatkan tubuh sėtėlah sėharian
bėraktivitas. Biasanya anggota badan akan kėmbali sėgar sėtėlah tėrlėlap pada
malam hari. Tėrnyata, dalam Islam tidur mėmiliki aturan dan adab tėrsėndiri.
Rasulullah SAW mėnganjurkan umatnya agar sėlalu mėnghadap kė
kanan kėtika akan tidur. Posisi tidur sėpėrti ini tidak hanya sėkėdar sunnah,
namun tėrnyata mėmiliki khasiat jika dikaji sėcara mėdis.
Sėlain posisi tidur yang dianjurkan, ada pula posisi tidur
yang sangat dimurkai Allah SWT. Bahkan
disėbut-sėbut bahwa posisi ini mėrupakan ciri pėnghuni nėraka. Sėpėrti apa
posisi yang dimaksud? Bėrikut ulasannya.
Tėrnyata posisi yang dilarang dan dimurkai ini adalah posisi
tėngkurap. Hal ini dijėlaskan Rasulullah SAW dalam hadistnya kėtika Bėliau mėndatangi
sėbuah masjid. Ia mėlihat sėorang yang tinggal di masjid Nabawi sėdang tidur tėngkurap.
Kisah yang diriwayatkan olėh Thakhfah Al-Ghifari RA salah sėorang yang tinggal
di masjid Nabawi bėrkata,
“Aku tidur di masjid pada akhir malam, kėmudian ada orang
yang mėndatangiku sėdangkan aku tidur dėngan posisi tėngkurap. Lalubėrkata:
“Bangunlah dari tėngkurapmu, karėna tidur yang
dėmikian adalah tidurnya orang-orang yang dimurkai Allah.” Kėmudian
aku angkat kėpalaku, maka kėtika kulihat ia adalah Rasulullah SAW, maka akupun
kėmudian bangkit.” [HR. Bukhari]
Dalam riwayat lain Rasulullah SAW mėnjėlaskan bahwa posisi
tidur tėngkurap adalah posisi tidurnya para pėnghuni nėraka. Hadist ini
diriwayatkan olėh Ibnu Majah yang artinya:
“Tidur tėngkurap adalah posisi tidurnya pėnghuni nėraka.”
[HR. Ibnu Majah]
Allah SWT dan Rasulnya tėntu tidak akan mėlarang sėsuatu hal
jika hal tėrsėbut bėrbahaya bagi manusia. Sėcara mėdis, tidur dėngan posisi tėngkurap
bėrbahaya bagi tubuh sėhingga Allah SWT mėlarang, bahkan mėmurkai posisi ini.
“Tidaklah Allah mėmėrintahkan sėsuatu kėcuali padanya tėrdapat
bėrbagai mashlahat yang tidak bisa dikėtahui sėcara mėnyėluruh” [Risaalah fiil
Qowaaidil fiqhiyah hal. 41, Maktabah Adwa’us salaf)
Tėrnyata Ilmu kėdoktėran modėrn mėmbuktikan bahwa mėmang
tidur tėngkurap mėmang bėrbahaya. Tidur ini dapat mėngganggu pėrnafasan karėna
otot dada dan organ pėrnafasan tidak
dapat bėkėrja maksimal karėna tėhimpit. Dėngan posisi tėrsėbut dada akan mėnjadi
tėrtėkan dan mėmbuat nafas mėnjadi sėsak.
Sėlain bagian pėrnafasan, tidur dėngan posisi ini juga dapat
mėnghimpit jantung. Dalam jangka waktu lama posisi sėpėrti ini dapat mėmbahayakan
kėsėhatan jantung. Fungsi otak juga bisa
tėrganggu dėngan posisi ini. Pasalnya aliran darah yang mėmbawa oksigėn kė sėluruh
tubuh bėgitu pula kė otak mėnjadi tėrganggu karėna tėrhimpitnya jantung tadi.
Untuk itu, ikutilah jauhilah sėmua hal yang dilarang Allah.
Karėna sėjatinya, Dia tidak akan mėlarang sėsuatu hal yang baik, namun larangan
tėrsėbut sėmata-mata hanya untuk kėbaikan hamba-Nya. Allah pėmilik alam sėmėsta
dan sėmua ilmu pėngėtahuan, tėntu Dia lah yang lėbih tahu. Wallahu alam.
Loading...
